Sabtu, 03 November 2012

Mengapa Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis

Mengapa Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis



Kenapa lukisan wajah asli Nabi Muhammad tidak ada?

jawaban simple-nya: saat Nabi Muhammad SAW hidup, tidak ada seorang pun yang pernah melukis wajahnya, dan juga kamera foto belum lagi ditemukan.
Jadi itulah sebenarnya duduk masalahnya. Dan dengan masalah itu sebenarnya kita harus bangga. Sebab keharaman menggambar wajah nabi SAW justru merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga ashalah (originalitas) sumber ajarannya.

Larangan melukis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terkait dengan keharusan menjaga kemurnian ‘aqidah kaum muslimin. Sebagaimana sejarah permulaan timbulnya paganisme atau penyembahan kepada berhala adalah dibuatnya lukisan orang-orang sholih, yaitu Wadd, Suwa’, Yaguts, Ya’uq dan Nasr oleh kaum Nabi Nuh ‘alaihis salam. Memang pada awal kejadian, lukisan tersebut hanya sekedar digunakan untuk mengenang kesholihan mereka dan belum disembah. Tetapi setelah generasi ini musnah, muncul generasi berikutnya yang tidak mengerti tentang maksud dari generasi sebelumnya membuat gambar-gambar tersebut, kemudian syetan menggoda mereka agar menyembah gambar-gambar dan patung-patung orang sholih tersebut.


Melukis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilarang  karena bisa membuka pintu paganisme atau berhalaisme baru, padahal Islam adalah agama yang paling anti dengan berhala.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمَّا اشْتَكَى
النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَتْ بَعْضُ نِسَائِهِ
كَنِيسَةً رَأَيْنَهَا بِأَرْضِ الْحَبَشَةِ يُقَالُ لَهَا مَارِيَةُ
وَكَانَتْ أُمُّ سَلَمَةَ وَأُمُّ حَبِيبَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
أَتَتَا أَرْضَ الْحَبَشَةِ فَذَكَرَتَا مِنْ حُسْنِهَا وَتَصَاوِيرَ
فِيهَا فَرَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ أُولَئِكِ إِذَا مَاتَ مِنْهُمْ
الرَّجُلُ الصَّالِحُ بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا ثُمَّ صَوَّرُوا
فِيهِ تِلْكَ الصُّورَةَ أُولَئِكِ شِرَارُ الْخَلْقِ عِنْدَ اللَّهِ
“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata : Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit, sebagian isteri beliau menyebut-nyebut sebuah gereja yang mereka lihat di negeri Habasyah yang disebut dengan Maria. Ummu Salamah dan Ummu Habibah radhiyallahu‘anhuma pernah mendatangi negeri Habasyah, mereka menyebutkan tentang kebagusannya dan gambar-gambar yang ada di dalamnya. Maka beliau pun mengangkat kepalanya, lalu bersabda :
“Itulah orang-orang yang bila ada orang sholih di antara mereka yang mati, mereka membangun masjid di atas kuburannya kemudian membuat gambar-gambarnya. Itulah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhari )
Demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela kelakuan orang-orang ahli kitab yang mengkultuskan orang-orang sholih mereka dengan membuat gambar-gambarnya agar dikagumi lalu dipuja. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menyerupai mereka :
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.” ( HR. Abu Dawud )
Dalam hadits yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ فَإِنَّمَا
أَنَا عَبْدُهُ فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ

“Janganlah kalian menyanjungku berlebihan sebagaimana orang-orang Nashrani menyanjung Putera Maryam, karena aku hanya hamba-Nya dan Rasul utusan-Nya.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhori )
Itulah sebab utama kenapa Umat Islam bersikeras melarang melukis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dalam rangka menjaga kemurnian ‘aqidah tauhid.

Masih banyak sebab yang lainnya dari larangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antaranya penggambaran diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan membuka peluang untuk perbuatan penistaan terhadap pribadi beliau. Sebagaimana seseorang yang benci kepada orang lain, namun karena tidak mampu melampiaskan kebenciannya secara langsung, mereka lantas membuat serentetan penistaan terhadap gambar atau foto orang yang dia benci. Apakah akan dia ludahi atau dia injak-injak atau dia sobek-sobek atau dia bakar atau
dibikin ka rikatur yang bernuansa pelecahan, dan sebagainya.

Dengan tidak dilukisnya gambar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tidak mungkin seseorang yang kafir atau fasiq mampu
membuat gambaran wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena hanya orang-orang yang benar imannya saja yang bisa melihat
beliau :

مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا
يَتَمَثَّلُ فِي صُورَتِي

“Barangsiapa melihatku di dalam mimpinya, sesungguhnya dia benar-benar melihatku, karena syetan tidak mungkin menyerupai bentukku.” ( HR.Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud Ibnu Majah dan Ahmad )

Dalam salah satu riwayat Al-Bukhari ada tambahan :

وَرُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ
النُّبُوَّةِ

“Dan mimpi seorang mu’min adalah seperempat puluh enam bagian dari kenabian.”
Bila demikian keadaannya maka tidak mungkin seorang fasiq apalagi kafir bisa tahu wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Andai mereka bermimpi suatu sosok manusia yang mengaku-aku sebagai Nabi Muhammad saw maka dapat dipastikan bahwa sosok itu adalah syetan. Karena meski tidak mungkin menyerupai bentuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi syetan bisa saja mengaku-aku sebagai Rasulullah. Lalu bagaimana kita mengetahui kalau sosok yang mengaku Rasulullah di dalam mimpi kita adalah benar-benar asli Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?

Caranya adalah dengan dicocokkan dengan hadits-hadits syamail yang shohih, yaitu hadits-hadits yang bertutur tentang ciri-ciri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Ada pun karikatur yang digambar oleh orang-orang kafir dan mu-nafiq adalah kebohongan, karena bagaimana mungkin mereka bisa menggambar wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan untuk melihatnya saja mereka tidak mungkin bisa ?!!! Maka yakinlah bahwa apa yang mereka lukis dan apa yang mereka bikin karikaturnya pasti bukan Rasulullah SAW

Keharaman untuk menggambar nabi Muhammad SAW dan juga nabi-nabi yang lain, oleh para ulama ditetapkan berdasarkan kemustahilan untuk memastikan bahwa gambar itu benar-benar yang sebenarnya. Mengingat tidak ada satu orang pun orang di dunia ini yang tahu wajah para nabi. Karena tidak satu pun yang saat para nabi itu hidup yang hingga sekarang ini masih hidup.
Semua lukisan dan gambar tentang para nabi itu 100% bukan wajah mereka. Dan menurut para ulama, kalau pun gambar-gambar itu dilukis, sama sekali bukan gambar nabi, melainkan hayal dan imajinasi pelukisnya.

Seandainya yang digambar itu hanya orang biasa yang bukan nabi, mungkin masalahnya tidak serumit kalau yang digambar itu nabi. Menggambar atau melukis wajah seorang nabi adalah sebuah kerumitan tersendiri dari segi hukum. Mungkin anda bertanya, mengapa harus jadi rumit? Bukannah tujuan menggambar nabi itu baik, yaitu agar lebih mendekatkan kita kepada sosok nabi itu?
Ya, masalahnya menjadi rumit lantaran seorang nabi adalah pembawa risalah resmi dari Allah. Maka bukan hanya pembicaraannya saja yang jadi ukuran, tetapi semua tindak tanduk dan bahkan hingga masalah wajah dan potongan tubuhnya, adalah bagian utuh dari risalah itu.

Penggambaran wajah dan tubuh seorang nabi, sedikit banyak sangat berpengaruh kepada esensi syariat yang disampaikannya. Mengingat di kemudian hari setelah wafatnya para nabi itu, banyak orang yang berdusta tentang nabi. Baik dusta tentang perkataannya, perbuatannya, taqrirnya (sikap), termasuk berbohong tentang kondisi fisiknya.
Dan perbuatan berbohong atas apa yang apa yang dibawa oleh seorang nabi merupakan dosa yang amat serius. Ancamannya tidak tanggung-tanggung, yaitu kedudukan di dalam neraka.
“Siapa yang berbohong tentang aku secara sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di neraka”. (HR Bukhari Muslim)

Dengan berdasarkan hadits ini, maka para ulama sepakat untuk mengharamkan gambar nabi Muhammad SAW, juga gambar para nabi yang lain. Mengingat  tidak ada seorang pun manusia yang hidup di zaman ini yang pernah melihat wajah nabi Muhammad SAW dan juga nabi lainnya. Dari mana lukisan nabi itu didapat, kalau bukan dari hayal dan imajinasi? Hayal dan imajinasi pada hakikatnya adalah kebohongan, meski niatnya mungkin baik.

Kita bisa simpulkan bahwa haramnya menggambar wajah seorang nabi, bukan semata-mata karena ditakutkan bahwa gambar akan menghina nabi, melainkan masalah keaslian dan kejujuran gambar itu sendiri. Bahwa tidak ada kebenaran dalam gambar itu dan gambar itu bukan gambar nabi.
Seharusnya masalah ini juga berlaku buat para shahabat nabi, para tabi’in dan atba’ut tabiin. Mengingat keagungan dan ketinggian kedudukan mereka dalam agama ini.
Ada satu ajaran yg ditinggalkan oleh ummat Kristen, ajaran itu ialah LARANGAN IBADAH MENGGUNAKAN PATUNG & GAMBAR.


Padahal sangat jelas bahwa Nabi Isa a.s. melarang membuat PATUNG & GAMBAR. Ini bukan KATA SAYA, bukan KATA TELEVISI, bukan KATA MASS MEDIA, tapi kata KITAB, bukti terkuat sebuah agama yg dipercayai sebagai KATA TUHAN.

Di dalam Alkitab Kristen cukup banyak larangan Allah untuk membuat berupa patung atau berhala atau sejenisnya, terlebih lagi sujud menyembah dihadapan patung atau berhala tersebut.
Namun kenyataan, hampir setiap gereja justru banyak sangat patung & gambar yg “dipercayai” sebagai gambar Jesus & Maria. Lebih parah lagi karena Patung & gambar itu digunakan untuk ibadah, beberapa gereja mengajarkan untuk sujud dihadapan patung Jesus.
Hampir di setiap ruang rumah umat Kristen pula paling kurang dipajang gambar wajah Yesus bersama ibunya Maria. Dan umumnya mereka sangat menghormati patung atau gambar atau lukisan wajah YEsus dan Ibunya Maria. Dan mereka lazimnya jika berdoa selalunya menghadap pada gambar makhluk ciptaan Allah itu.

Bahkan mereka lebih khusyuk berdoa atau memohon sesuatu bila menghadapkan wajah mereka ke patung atau gambar maupun lukisan tersebut. Padahal sangat jelas Allah dalam Alkitab mereka sendiri melarang membuat apalagi menyembah ke hadapan patung tsb. 
Keluaran 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yg ada di bumi di bawah, atau yg ada di dalam air di bawah bumi.20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,


Ulangan 4:23 Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kauperbuat.
Imamat 26:1 “Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.

Umat Kristen sering berkata bahwa itu semua ialah ayat Taurat & Kitab para Nabi dalam Perjanjian Lama yg sudah tidak berlaku lagi karena Jesus telah menebusnya dengan mati ditiang salib & Perjajian Lama itu telah ditukar dengan Perjanjian Baru yaitu “Injil”.
Pernyataan umat Kristen ini sama sekali tidak betul karena Jesus sama sekali tak menghapus setitik kecil pun dari hukum Taurat & kitab para Nabi

Matius 5:17-19

5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya SELAMA BELUM LENYAP LANGIT DAN BUMI INI, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Lukas 16:17 LEBIH MUDAH LANGIT & BUMI LENYAP dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.
Dan bahkan Jesus sendiri pun melarang patung & gambar digunakan dalam ibadah, ini ayatnya:

Yohanes 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Setidaknya dari ayat diatas, dapat kita ambil kesimpulan:

1. Jesus mengajarkan menyembah pada ALLAH, bukan menyembah dirinya
2. Jesus mengajarkan kita harus menyembah ALLAH dalam roh, bukan dalam wujud, bukan dalam bentuk. Tidak ada yg tahu wujud ALLAH!
3. Jesus mengaku dirinya bukan ALLAH, kerana ia berwujud, dapat dilihat.
4. Jesus melarang penyembahan selain pada ALLAH
5. Jesus melarang guna patung dan gambar atau wujud lain dalam menyembah kepada ALLAH.

Jika memang Jesus itu Tuhan & jika memang Jesus itu menyuruh guna patung & gambar dalam beribadah, tentu paling kurang ayatnya seperti ini:

23. Penyembah-penyembah yg benar akan menyembahku dalam patungku & gambarku, sebab aku menghendaki penyembah-penyembah demikian.

24. ALLAH/Jesus itu wujud manusia & barang siapa menyembahku, harus menyembahku dalam wujud patungku atau gambarku.

Perintah Allah yg jelas sangat, tegas sangat & keras sangat ini sama sekali tak diamalkan oleh hampir smua umat Kristen. Bahkan mereka dengan bangga dengan patung dan gambar Jesus serta ibunya Marry. Sering pula mereka gunakan gambar Jesus atau Marry sebagai wallpaper kat telfon bimbit/mobile, iphone, PDA atau desktop pc.

Dari sini saja kita dapat melihat bahwa larangan membuat patung & sujud menyembah kepada patung tersebut justru yang mengamalkan adalah Umat Islam.
Makanya dimanapun kita jumpai rumah setiap umat Islam, tidak akan pernah kita temukaan patung atau gambar wajah Muhammad. Ini berarti yang mengamalkan ayat Alkitab itu ialah Umat Islam.
Ajaran yg telah hilang ini dimurnikan lagi oleh Allah melalui Rasulullah Muhammad SAW dalam Qur’an:

Qs.6 An’aam:74.
 Dan di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”

Qs. 21 Al-Anbiya:52.
Ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Patung-patung Apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?”

Qs. 20 Thaahaa:89.
Maka Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak dapat memberi kemudharatan (kerugian) kepada mereka dan tidak kemanfaatan?

Qs. 14 Ibrahim:35-36

35. Dan, ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini, negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.
36. Ya Tuhanku, Sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, Maka Barangsiapa yang mengikutiku, Maka Sesungguhnya orang itu Termasuk golonganku, dan Barangsiapa yang mendurhakai Aku, Maka Sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan masih banyak lagi ayat Qur’an yg melarang menggunakan patung/gambar meski cuma dipasang saja, terlebih lagi digunakan untuk beribadah.

Jika memang kita semua mencintai Nabi Isa a.s. maka sebaiknya segala perintahnya kita jalankan & segala larangan kita tinggalkan. Jangan ada lagi wujud Tuhan dalam patung atau gambar.
Dan terbukti yang menjauhi larangan menggunakan patung & gambar makluk ini ialah kami, Umat Islam, sedang umat Kristen malah melanggar apa yg dilarang oleh ALLAH, Para Nabi terdahulu & Nabi Isa a.s. sendiri dalam Perjanjian Lama & Perjanjian Baru. Orang Kristen sering sekali mencemooh umat Islam adalah anti kristus, dalam hal ini penentang ajaran Yesus, but let’s see who is the real antichrist?!
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

BUMI DATAR MENURUT ALQUR'AN

MENJAWAB TUDUHAN BUMI DATAR MENURUT ALQUR'AN



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Para kafir harby sering kali menuduh Ayat Alqur’an tidak ilmiah berkaitan dengan anggapan bahwa menurut Alqur’an bumi itu datar. Berikut ini dalil Alqur’an yang biasa mereka pakai:


DALIL PERTAMA:
firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al-Hijr: 19, “Dan Kami (Allah) telah menghamparkan bumi….”. Nah lihatlah, kata mereka, bukankah ayat ini dengan gamblang telah menjelaskan bahwa bumi itu terhampar, dan tidak dikatakan bulat…! Kemudian mereka pun dengan enteng mengkafirkan semua orang yang berseberangan faham dengan mereka.


DALIL KEDUA:
adalah firman Allah pada surat Al-Baqarah: 22, “Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan (firasy) bagimu.”



DALIL KETIGA:
adalah firman Allah pada surat Qaf:7, “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata...”


DALIL KEEMPAT:
adalah firman Allah pada surat An-Naba 78: 6-7,  “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?

DALIL KELIMA
adalah firman Allah pada surat Al-Ghasyiyah : 20, “Dan bumi bagaimana dihamparkan ?”

Memang secara tekstual, bunyi ayat-ayat di atas mengatakan bahwa bumi ini terhampar, seumpama firasy, karpet, atau tempat tidur. Namun, apakah sesederhana itu sajakah memahamkan ayat Al-Qur’an….? Apakah memahamkan al-Qur’an yang agung cukup secara tekstual saja, kemudian mengabaikan arti kontekstualnya…? Kalau demikian, yakni Al-Qur’an hanya difahamkan secara tekstual saja, maka pasti akan hilanglah kehebatan dan keagungan Al-Qur’an itu. Padahal ada banyak ayat suci Al-Qur’an dan hadis yang mendudukkan derajat orang-orang berpengetahuan berada beberapa tingkat di atas orang awam. Dalam hal ini, pemahaman kontekstual jelas memerlukan daya nalar yang lebih tinggi dibandingkan sekedar pemahaman tekstual saja. Dengan demikian, pantaslah kiranya jika Allah dalam Al-Qur’an dan Nabi dalam banyak hadis beliau, memuji dan menyatakan bahwa orang yang berilmu pengetahuan, yang memakai akal dan nalar, memiliki derajat yang tinggi jauh berbeda dengan orang awam.


PEMBAHASAN MASALAH

Pada surat Al-Hijr ayat 19 dikatakan bahwa Allah telah menghamparkan bumi. Disitu tidak ada dikatakan bagian yang dihamparkan adalah bagian bumi tertentu, tetapi yang terhampar adalah bumi secara mutlak. Sehingga dengan demikian, jika kita berada di suatu tempat di bagian manapun dari pada bumi itu (selatan, barat, utara, dan timur), maka kita akan melihat bahwa bumi itu datar saja, SEOLAH-OLAH TERHAMPAR di hadapan kita. Kemudian jika kita berjalan dan terus berjalan dengan mengikuti satu arah yang tetap, maka bumi itu akan terus menerus kita dapati terhampar di hadapan kita sampai suatu saat kita kembali ke tempat semula saat awal berjalan. Hal ini telah jelas membuktikan bahwa justru bumi itu bulat adanya. Sebaliknya, jika saja bumi itu berbentuk kubus, misalnya, maka pasti hamparan itu suatu saat akan terpotong, dan kita akan menuruni suatu bagian yang menjurang, menurun, TIDAK LAGI TERHAMPAR…..!

Selanjutnya, jika bumi itu adalah sebuah hamparan seperti karpet atau tikar, maka jika ada orang yang melakukan perjalanan lurus satu arah secara terus menerus, maka orang itu pada akhir perjalanannya akan sampai pada ujung bumi yang terpotong, dan tidak akan pernah kembali ke tempatnya semula, di mana dia memulai perjalanannya yang pertama dulu. Penelitian dan pengalaman manusia telah membuktikan bahwa perjalanan yang dilakukan secara terus menerus ke satu arah tertentu tidak pernah menemukan ujung dunia yang terpotong, melainkan terus menerus yang ditemukan hanyalah hamparan demi hamparan di tanah yang dilalui, untuk kemudian perjalanan itu berakhir pada tempat semula saat perjalanan pertama dimulai. Hal ini tidak mungkin dapat terjadi jika saja bumi itu tidak bulat keberadaannya.

Penjelasan yang lebih gamblang adalah pada surat Al-Baqarah ayat 22: “ Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi itu firasy (hamparan, kapet) BAGIMU ……” Perhatikan kata-kata “bagimu”. Al-Qur’an dalam hal ini, tidak sekedar mengatakan bahwa bumi itu hamparan umpama karpet saja, kemudian berhenti pada kalimat itu, tapi ada kata tambahan lain yaitu “bagimu”. Artinya, bagi kita manusia yang tinggal di atas permukaan bumi ini, bumi terasa datar. Walaupun, bumi itu pada kenyataannya adalah tidak datar. Hanya TERASA DATAR bagi kita manusia. Terasa datar bukan berarti benar-benar datar, bukan….?

Penjelasan kata “karpet (firasy)” bagimu bukankah bisa diartikan sebagai sesuatu yang berfungsi untuk diduduki atau dipakai tidur, dengan aman dan nyaman…?. Kata firasy dalam bahasa Indonesia dapat diartikan karpet, atau ranjang adalah sesuatu yang nyaman dan aman dan dipakai untuk tidur. Nampaknya arti seperti ini dapat dipakai, sebab keberadaan struktur bumi ini memang berlapis-lapis. Bagian intinya sangat panas dengan suhu ribuan derajat celcius yang mematikan. Namun demikian, pada bagian LAPISAN YANG PALING ATAS, ada sebuah lapisan keras setebal 70 kilometer, disebut lapisan kerak bumi yang paling aman dan nyaman, dengan suhu yang aman pula bagi kehidupan. Seolah-olah lapisan bumi bagian atas itu adalah ‘karpet’ atau ‘ranjang’ yang terbentang luas dan melindungi manusia serta seluruh makhluk Allah yang berada di atasnya, aman dari bahaya lapisan bumi bagian dalam yang cair, yang sangat panas lagi mematikan itu.

Kemudian dalam QS.Qaf:7, “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata...”

Perhatikan gambaran bumi dalam ayat lainnya:
waal-ardha ba'da dzaalika dahaahaa
[79:30] Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

tejemahan bahasa Indonesia kembali menyaakan kata ini dengan 'hamparan'.

Lalu ketika Al-Qur'an menyebut kata 'al-ardha' atau 'al-ardhi' yang diterjemahkan menjadi 'bumi', bisa juga merujuk kepada 'permukaan bumi' atau lapisan bumi paling luar tempat kita berpijak, lihat ayat ini :
walakum fii al-ardhi mustaqarrun wamataa'un ilaa hiinin
[2:36] dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan."

wa-idzaa tawallaa sa'aa fii al-ardhi liyufsida fiihaa wayuhlika alhartsa waalnnasla waallaahu laa yuhibbu alfasaada
[2:205] Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan

Ayat-ayat tersebut merupakan sinyal-sinyal ilmiah dari Al-Qur'an tentang proses pembentukan kulit bumi, tempat kita berpijak, disitu ada indikasi terjadinya proses yang berangsur-angsur, mulai dari sedikit lalu meluas menjadi seperti permukaan bumi yang ada sekarang, ibarat orang menggelar/menghamparkan permadani..

Kata ‘farsya’ juga diartikan sebagian para ulama dengan ‘alas’ atau ‘tunggangan’. Sebagian ulama tafsir mengartikan sebagai ‘yang disembelih’, dalam hal ini adalah terkait dengan kambing, domba dan sapi (lihat Tafsir Al-Mishbah – Quraish Shihab). Ini menjelaskan bahwa hewan yang diembelih tersebut bisa dimanfaatkan, misalnya kulitnya sebagai alas untuk tempat duduk.

wamina al-an'aami hamuulatan wafarsyan
[6:142] Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih.

Ini dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an yang lain :
waallaahu ja'ala lakum min buyuutikum sakanan waja'ala lakum min juluudi al-an'aami buyuutan tastakhiffuunahaa yawma zha'nikum wayawma iqaamatikum wamin ashwaafihaa wa-awbaarihaa wa-asy'aarihaa atsaatsan wamataa'an ilaa hiinin
[16:80] Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu).

Maka lagi-lagi kata ‘farasy’ dalam ayat tersebut tidak mengandung unsur ‘datar’ melainkan ‘alas tempat duduk’. Tentu saja suatu yang dihamparkan/digelar/dibentangkan akan membentuk sesuai tempat dimana dia dihamparkan, hamparan akan berbentuk melengkung kalau dasar tempatnya juga melengkung, hamparan akan berbentuk datar kalau dasar tempatnya juga datar..

Kata tersebut juga dipakai dalam ayat lain :
muttaki-iina 'alaa furusyin bathaa-inuhaa min istabraqin wajanaa aljannatayni daanin
[55:54] Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.

wafurusyin marfuu'atin
[56:34] dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

Ayat tersebut juga tidak menyinggung tentang suatu bidang yang datar, tapi mengenai suatu benda yang 'dibentangkan' untuk tempat duduk-duduk atau istirahat.

al’farasyi’ dalam ayat ini diartikan sebagai ‘anai-anai/laron’ yang baru lahir sehingga posisi mereka bertumpuk-tumpuk bergerak makin lama makin meluas, maka kata ini diikuti dengan ‘al-mabtsuutsi’ = bertebaran, menyebar makin lama makin luas, dalam kalimat ini juga tidak ada korelasi antara kata ‘faraasyi’ dengan datar, melainkan menjelaskan sesuatu yang berkembang meluas. Bisa dilihat dalam ayat ini :

yawma yakuunu alnnaasu kaalfaraasyi almabtsuutsi
[101:4] Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,


Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.

QS 2:22


alladzii ja'ala lakumu al-ardha firaasyan

[2:22] Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu

Farasya = ‘fa-ra-syin’

Kata tersebut berasal dari kata ‘farasya’ yang berarti : to spread out, extend, stretch forth, furnish = menghampar, mempunyai kata turunan : furusy (berbentuk jamak, bentuk tunggalnya : firasy). Kata ‘firasy’ berarti : hamparan yang biasanya digunakan untuk duduk atau berbaring. Dari situ kata tersebut juga bisa diartikan : permadani, kasur atau ranjang. Dalam kalimat ini tidak ada kaitan sesuatu yang terhampar dengan ‘datar’.


Ketahuilah wahai saudaraku seiman, bahwa bumi yang kita tempati ini berbentuk bulat menurut kesepakatan para ulama. Hal ini mereka nyatakan jauh-jauh hari sebelum para ilmuwan barat menyatakan hal ini. Berkata Imam Ibnu Hazm dalam Al-Fishal fil Milal wan Nihal (2/97) : Pasal penjelasan tentang bulatnya bumi. Tidak ada satupun dari ulama kaum muslimin semoga Allah meridlai mereka- yang mengingkari bahwa bumi itu bulat, dan tidak dijumpai bantahan atau satu kalimat pun dari salah seorang dari mereka, bahkan al-Quran dan as-Sunnah telah menguatkan tentang bulatnya bumi.

Hal senada pernah dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dengan menukil perkataan Imam Abul Husain Ahmad bin Jafar bin Munadi salah seorang ulama Hanabillah yang sangat masyhur di zamannya- berkata : Demikianlah juga para ulama sepakat bahwasanya bumi dengan segala gerakannya, baik di darat maupun di laut itu bulat [Lihat Majmu Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 25/159] Dan Syaikhul Islam pun menukil adanya ijma para ulama mengenai hal ini dari Imam Ibnu Hazm dan Abul Faraj Ibnul Jauzi. [Lihat Majmu Fatawa 6/586]

Berkata Imam Ibnu Hazm : Kita katakan kepada orang yang tidak memahami masalah ini : Bukankah Allah mewajikan kepada kita untuk shalat Dzuhur apabila matahari telah bergeser ke arah barat (zawal)? Pasti dia akan menjawab : Ya. Lalu tanyakan kepadanya tentang makna bergesernya matahari ke arah barat, pasti jawabannya adalah bahwa matahari telah berpindah dari tempat pertengahan jarak antara waktu terbitnya dengan waktu tenggelamnya, dan ini terjadi di semua waktu dan semua tempat. Maka orang yang mengatakan bahwa bumi itu datar dan tidak bulat dia harus mengatakan bahwa orang yang tinggal di daerah bumi paling timur harus shalat Dhuhur saat matahari barusan terbit, juga orang yang tinggal di daerah paling barat tidak menjalankan shalat Dhuhur kecuali di pengunjung siang dan ini adalah sesuatu yang sudah keluar dari ketetapan syariat Islam [Lihat Al-Fishal 2/87 dengan diringkas)

Adapun firman Allah. Artinya : Dan bumi bagaimana dihamparkan? {Al-Ghasyiyah [88] : 20] Ayat ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa bumi itu datar, karena sebuah benda yang bulat kalau semakin besar, maka akan semakin tidak kelihatan bulatnya dan akan nampak seperti datar. [Lihat Hidayatul Hairan Fi Masalatid Daurah oleh Syaikh Abdul karim Al-Humaid hal. 56]

Berkata Syaikh Bin Baz : Keberadaan bumi itu bulat tidak bertentangan dengan bahwa permukaan bumi itu datar yang layak untuk dijadikan tempat tinggal, sebagaimana firman Allah Taala. Artinya : Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan [Al-Baqarah [2] ; 22]

Juga firmanNya. Artinya : Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak? [An-Naba [78] : 6-7] Artinya : Dan bumi bagaimana dihamparkan ? [Al-Ghasyiyah [88] : 20]

Kesimpulannya, bumi itu bentuknya bulat namun permukaannya datar agar bisa dijadikan tempat tinggal dan dimanfaatkan oleh manusia. Dan saya tidak menemukan dalil naqli dan hissi yang menentang masalah ini [Lihat Al-Adilah An-Naqliyah wal Hissiyah oleh Syaikh Ibnu Baz hal. 103]


LANGITPUN BULAT
Adapun mengenai keberadaan bahwa langit itu bulat, maka ini pun sesuatu yang telah disepakati oleh para ulama Islam. Berkata Imam Ibnu Katsir : Imam Ibnu Hazm, Ibnul Munadi dan Ibnu Jauzi serta para ulama lainnya telah menukil adanya ijma bahwa langit itu bulat [Lihat Al-bidayah wan Nihayah 1/69 tahqiq DR Abdullah At-Turki, lihat juga Al-Fishal 1/97-100]

Dan ini pula yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah : Telah kami jelaskan bahwa langit itu bulat menurut para ulama dari kalangan sahabat dan tabiain, bahkan tidak hanya satu orang ulama yang mana mereka adalah orang paling mengetahui tentang riwayat menyatakan bahwa langit itu bulat, seperti Abul Husain bin Munadi, Ibnu Hazm dan Ibnul Jauzi [Majmu Fatawa 25/195]

Dalil mengenai masalah ini sangat banyak, di antaranya adalah firman Allah Artinya : Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya [Yasin [36] : 40] Berkata Hasan Al-Bashri bahwa maksudnya adalah berputar, berkata Ibnu Abbas : Berputar pada falak seperti falkah mighzal Falkah mighzal adalah kayu berbentuk bulat yang digunakan untuk menenun kain. Juga firman Allah. Artinya : Dan Kami jadikan langit itu sebagai atap yang terjaga [Al-Anbiya : [21] : 32]

Keberadaan langit sebagai atap bumi, sedangkan bumi itu bulat maka langit pun bulat. Berkata Syaikhul Islam ibnu Taimiyah : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhabarkan bhawa Arsy itu seperti kubah, dan ini adalah sebuay isyarat bahwa langit itu bulat”. Kemudian setelah ini, pahamilah wahai saudaraku, bahwa bumi kita ini adalah pusat alam semesta. Dia berada persis di tengah-tengah lingkaran langit. Hal ini adalah sesuatu yang disepakati oleh para ulama sebagaimana dinukil oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam beberapa tempat dalam Majmu Fatawa beliau. Beliau berkata : “Bahwasanya bumi terletak di tengah bulatan langit. Yang menunjukkan hal ini adalah bahwasanya semua benda langit itu terlihat dari bumi di segala penjuru langit dalam jarak yang sama, ini semua menunjukkan bahwa jauhnya antara bumi dan langit itu sama dari segala sisi, dan ini dengan tegas menunjukkan bahwa bumi itu terletak persis di tengah-tengah” [Lihat Majmu Fatawa 25/195]

Ilmuan Eropa, Galileo Galilei (1546-1642) mengatakan dengan tegas bahwa bumi berbentuk bulat. Pernyataannya ini oleh otoritas Gereja dianggap  menyimpang sehingga dia harus dihadapkan pada hukuman mati.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebenaran pernyataan Galileo tersebut pun semakin jelas. Belakangan, tak sedikit orang yang beranggapan bahwa dialah orang pertama yang menemukan teori bulatnya bumi.



Bagaimana Pendapat Ulama Islam?

Sebenarnya jauh-jauh sebelum Galileo, sudah banyak ulama dan ilmuan yang mengatakan bahwa pelanet bumi ini berbentuk bulat.
Lebih jelasnya mari kita lihat beberapa perkataan ulama Islam berikut ini:Ilmuan Islam, Ibnu Khaldun (1332 - 1406 M / 732H – 808 H): "Ketahuilah, sudah jelas di kitab-kitab para ilmuan dan peneliti tentang alam bahwa bumi berbentuk bumi…." (Muqaddimah Ibnu Khaldun, Kairo).
Ulama Islam, Ibnu Taimiyah (1263-1328 M): "Ketahuilah, bahwa mereka (para ulama) sepakat bahwa bumi berbentuk bulat. Yang ada di bawah bumi hanyalah tengah. Dan paling bawahnya adalah pusat…." (Al-Jawab Ash-Shahih li Man Baddala Din Al-Masih).


Bagi Qazuaini (seorang ilmuan), salah satu bukti bumi berbentuk bulat adalah bintang-bintang dan planet-planet yang berbentuk bulat (Atsar Al-Bilad wa Akhbar Al-Bilad).
Selain mereka, masih banyak ilmuan dan ulama Islam klasik yang menyebutkan di dalam bukunya bahwa bumi berbentuk bulat. Di antara buku tersebut adalah:
1. Muruj Al-Dzahab wa Ma'adin Al-Jauhar, oleh Mas'udi Ali Husain Ali bin Husain (w. 346 H).
2. Ahsan Taqasim fi Ma'rifah Al-Aqalim, oleh Al-Maqdisi (w. 375 H)
3. Kitab Shurah Al-Ardh, oleh Ibnu Hauqal
4. Al-Masalik wa Al-Mamalik, oleh Al-Ishthikhry
5. Ruh Al-Ma'ani, oleh Imam Al-Alusi (ulama tafsir Al-Qur'an)
6. Mafatih Al-Ghaib, oleh Fakhru Ar-Razi (ulama tafsir Al-Qur'an)
Dan lain-lain.


Apakah Pendapat Mereka Bertentangan dengan Al-Qur'an?

Tentu saja tidak. Justru Dr. Hadi bin Mar'i dalam bukunya "Mausu'ah Al-Ilmiyah fi I'jaz Al-Qur'anul Karim" (Penerbit Attawfiqiah, Kairo) mengambil dalil bumi berbentuk bulat dari isyarat Al-Qur'an. Demikian juga para ahli tafsir lainnya.  
Ada satu ayat Al-Qur’an lagi yang patut kita perhatikan sebagai tambahan penjelasan masalah ini, inilah jawaban telak tentang tuduhan bumi itu datar menurut Alqur'an: surat Az-Zumar ayat 5

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا
هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ 

"Dia (Allah) menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Maha Mulia, Maha Pengampun." (QS.Az-Zumar:5)


Kata “at-takwir” artinya adalah menggulung. Pada ayat di atas dengan jelas Allah berfirman bahwa malam menggulung siang dan siang menggulung malam. Kalau malam dan siang dapat saling menggulung, pastilah karena keduanya berada pada satu TEMPAT YANG BULAT secara bersama-sama. Bagaimana keduanya dapat saling menggulung jika berada pada tempat yang datar….? Kalau saja kejadian itu pada tempat yang datar, mestinya akan lebih tepat jika dipakai kata MENIMPA atau MENINDIH.

Dari keterangan ayat di atas juga dapat diperoleh gambaran bahwa pada permukaan bumi ini setiap saat, separuh permukaannya senantiasa malam, dan separuh lagi permukaannya adalah siang hari. Hal ini dapat digambarkan dari keterangan ayat, dimana seolah-olah bagian kepala dari sang malam itu menggulung bagian ekor dari sang siang, namun pada saat yang sama bagian kepala dari sang siang sedang menggulung pula bagian ekor dari sang malam. Sebanyak bagian siang yang digulung malam, maka pada saat yang bersamaan, sebanyak itu pula bagian malam yang sedang digulung oleh sang siang. Sekali lagi, keterangan ini menggambarkan bahwa terjadinya hal menakjubkan tersebut di atas bumi, hanya jika permukaan BUMI ITU BULAT adanya…!


Ajaibnya, keterangan-keterangan ini ditulis dalam ayat-ayat Al-Qur’an pada 14 abad yang lalu, disaat orang-orang Eropa dan Amerika masih primitif, dan masih menganggap bumi ini datar serta menganggapnya sebagai pusat bagi jagad raya ini.
Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya....


BUMI BERBENTUK SEGI EMPAT DAN DATAR DALAM ALKITAB KRISTEN

Matius 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari KEEMPAT PENJURU BUMI, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain

Markus 13:27 Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari dari KEEMPAT PENJURU BUMI, dari ujung bumi sampai ke ujung langit

Wahyu 7:1. Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada dari KEEMPAT PENJURU BUMI dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon

Wahyu 20:8 dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada dari KEEMPAT PENJURU BUMI, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut

Matius 12:42 Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

Saudara saudari semua, meski kita naik ke puncak gunung tertinggi di Tibet &  dapat melihat sejauh ribuan mil, tapi tetap lah kita tak dapat melihat seluruh bumi, bagian belakang bumi yg bundar tetap tidak kelihatan. Ini hanya bisa berlaku jika bumi itu datar! Ini ayatnya:

Matius 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi
dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,

Lukas 4:5 Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

Daniel 4:10 Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian: di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi;
11 pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi.
Ayat-ayat diatas ini pun bermakna bumi itu datar, bukan bundar, karena mustahil orang dapat melihat pohon setinggi apapun dari bagian belakang bumi yang bundar. Ini cuma berlaku jika bumi datar!

Mungkinkah TUHAN menulis bumi berbentuk segi empat?
Mungkinkah TUHAN keliru?
Mungkinkah TUHAN mengatakan bumi itu datar?
Jelas ini bukan Firman Tuhan!

Masih banyak ayat alkitab yang menyatakan bumi ini datar, bersudut 4, berujung ini masih banyak lagi lainnya:
Matius 12:42, Lukas 11:31, Kisah Rasul 1:8, Kisah Rasul 13:47, Roma 10:18, Yesaya 24:16 , Yesaya 5:26, Amsal 30:4, Amsal 17:24, Mazmur 135:7, Mazmur 98:3 , Mazmur 72:8, Mazmur 67:8, Mazmur 65:9, Mazmur 65:6, Mazmur 61:3, Mazmur 59:14, Mazmur 46:10, Mazmur 22:28, Mazmur 19:5, Mazmur 2:8, Ayub 38:13, Ayub 37:3, Ayub 28:24, Ulangan 33:1, Ulangan 28:6, Ulangan 28:49, Ulangan 13:7.

Silahkan cek sendiri di alkitab, terlalu panjang jika saya harus menuliskan satu persatu! Sekarang silahkan Anda menilai Alqur’an ataukah Bible yang tidak ilmiah?

Wallohu’alam bishshowab....

Bumi Itu Datar

Mereka yang Percaya Bumi Itu Datar

Oleh Natalie Wolchover, Staf Penulis LiveScience

Bumi itu bulat? Tidak demikian bagi para anggota organisasi Flat Earth Society. Mereka percaya Bumi itu datar. Saat berjalan di permukaan Bumi, yang terlihat dan terasa memang datar.

Tak heran mereka membantah semua bukti yang bertentangan dengan kepercayaan mereka, seperti foto Bumi dari satelit yang menunjukkan bahwa Bumi itu bulat. Mereka bilang itu adalah “konspirasi Bumi bulat” yang diciptakan oleh NASA dan agen pemerintah lainnya.

Menurut pengurus Flat Earth Society, anggota mereka telah tumbuh sebanyak 200 orang (sebagian besar orang Amerika dan Inggris) per tahun sejak 2009.

Pandangan Flat Earth SocietyOrganisasi ini siap dibilang konyol karena menolak teori Bumi itu bulat. Mereka mengatakan, Bumi itu berupa cakram dengan Lingkar Arktik terletak di pusat, dan Antartika — yang menjulang setinggi 32 meter — berada di tepian.

Mereka bilang, pegawai NASA menjaga dinding es ini dan mencegah orang memanjat supaya tidak terjatuh keluar cakram.

Kalau bumi itu rata, bagaimana dengan siklus siang-malam? Menurut mereka, matahari dan bulan adalah bola berukuran 51 kilometer yang bergerak mendatar memutari cakram Bumi, dengan jarak 4.828 km. (Sementara itu bintang, kata mereka, jaraknya 4.988 km.)

Seperti lampu sorot, bola-bola langit menerangi bagian yang berbeda dari planet dalam siklus 24 jam. Mereka percaya bahwa pasti ada semacam “antimoon” yang tak terlihat yang menutupi bulan saat gerhana.

Selanjutnya, mereka tidak percaya gravitasi Bumi. Bukan kita tertarik ke bawah, melainkan cakram Bumi yang bergerak ke atas dengan percepatan 9,8 meter per detik kuadrat. Pergerakan cakram ke atas ini disebabkan oleh kekuatan misterius bernama energi gelap.

Saat ini, masih ada debat di kalangan anggota mengenai teori relativitas Einstein. Apakah menurut teori itu Bumi bisa bergerak ke atas tanpa melebihi kecepatan cahaya? (Rupanya, hukum Einstein masih berlaku di dunia mereka.)

Lalu apa yang berada di bawah cakram? Belum diketahui. Tapi banyak anggota yang percaya di bawah cakram ada “batu.”

Para anggota Flat Earth Society percaya, foto-foto mengenai Bumi yang berbentuk bulat sudah direkayasa dengan Photoshop. Para pilot pun dikibuli — dengan cara rekayasa GPS — supaya mereka mengira terbang dalam trayek melengkung sesuai kontur Bumi. Padahal, sebenarnya mereka terbang mellingkar mendatar di atas cakram.

Motif pemerintah dunia menyembunyikan bentuk asli dari Bumi masih belum dipastikan, namun anggota Flat Earth Society curiga hal itu berkaitan dengan motif ekonomi. "Singkatnya, secara logis akan lebih murah untuk memalsukan program ruang angkasa daripada melaksanakan program yang sebenarnya,” kata organisasi tersebut dalam website mereka.

Bukan leluconTeori tersebut mengikuti cara berpikir bernama "Metode Zetetic," yang merupakan alternatif metode ilmiah, yang dikembangkan oleh orang-orang yang percaya bahwa Bumi itu datar pada abad ke-19, ketika pengamatan sensorik mendominasi saat itu.

"Secara umum, metode tersebut banyak menekankan penggabungan empirisme dan rasionalisme, dan membuat kesimpulan logis berdasarkan data empiris," kata wakil presiden Flat Earth Society, Michael Wilmore kepada Life’s Little Mysteries. Dalam astronomi Zetetic, persepsi bahwa Bumi itu datar menggiring kita pada kesimpulan bahwa Bumi sebenarnya pasti datar. “Antimoon”, konspirasi NASA dan lainnya hanyalah upaya rasionalisasi.

Semua detail tersebut membuat teori organisasi tersebut terdengar seperti lelucon, tapi mereka sedang tidak bercanda.

Wilmore menganggap dirinya di antara orang yang percaya teori tersebut. "Keyakinan saya sendiri adalah hasil dari introspeksi filosofis dan data besar yang saya amati secara pribadi, yang masih saya susun," katanya.

Di satu sisi, Flat Earth Society meragukan NASA. Anehnya, di sisi lain, Wilmore dan presiden organisasi, Daniel Shenton, menganggap bahwa pemanasan global memang kuat (padahal banyak bukti pemanasan global berasal dari data satelit yang dikumpulkan oleh NASA). Mereka juga percaya teori evolusi dan prinsip utama ilmu pengetahuan lainnya.

Psikologi teori konspirasiTeori mereka tidaklah mengejutkan para ahli. Karen Douglas, seorang psikolog di University of Kent di Inggris yang mempelajari psikologi teori konspirasi, mengatakan bahwa keyakinan para anggota Flat Earth Society sama dengan orang-orang pencipta teori konspirasi lain yang telah ia pelajari.

Ia mengatakan, semua teori konspirasi memiliki dorongan dasar yang sama: Mereka menyajikan sebuah teori alternatif tentang isu penting atau peristiwa, dan membangun penjelasan (sering kali) samar-samar tentang alasan seseorang menutupi kejadian yang sesungguhnya.

"Salah satu poin utama dari bantahan itu adalah bahwa mereka menjelaskan kejadian besar tetapi sering tanpa memberikan penjelasan lengkap," ujarnya. "Banyak kekuatan terletak pada kenyataan bahwa mereka samar-samar."

Rasa percaya diri ahli teori konspirasi untuk tetap berpegang pada teori mereka membuat kisah tersebut semakin menarik. Lagipula, para anggota Flat Earth Society lebih bersikukuh bahwa Bumi ini datar daripada kebanyakan orang yang mengatakan bahwa Bumi itu bulat (mungkin karena sebagian dari kita merasa kita tidak punya apa-apa untuk membuktikannya).

"Jika Anda dihadapkan dengan sudut pandang minoritas yang diungkapkan dalam cara yang cerdas, diinformasikan dengan baik, dan ketika para pendukung organisasi itu tidak menyimpang dari pendapat kuat yang mereka miliki, mereka bisa sangat berpengaruh. Kami menyebutnya pengaruh kaum minoritas," kata Douglas.

Dalam penelitian terbaru, Eric Oliver dan Tom Wood, ilmuwan politik di Universitas Chicago, menemukan bahwa sekitar setengah dari orang Amerika mendukung setidaknya satu teori konspirasi, dari gagasan bahwa Tragedi 9/11 dilakukan oleh orang dalam Amerika hingga pembunuhan John F Kennedy.

"Banyak orang yang memercayai banyak ide yang secara langsung bertentangan dengan narasi budaya yang dominan," kata Oliver kepada Life’s Little Mysteries. Ia mengatakan bahwa keyakinan konspirasi mengakar dari kecenderungan manusia untuk memahami kekuatan gaib di tempat kerja, yang dikenal sebagai pemikiran magis.

Namun, para anggota organisasi tersebut tidak sepenuhnya senang dengan gambaran umum tersebut. Kebanyakan pembuat teori konspirasi mengadopsi teori dengan pandangan ekstrem, bahkan yang bertentangan satu sama lain. Sementara itu, para anggota tersebut hanya mempergunjingkan masalah bentuk Bumi.

“Jika mereka seperti pembuat teori konspirasi lainnya, mereka harus menunjukkan kecenderungan untuk memercayai pemikiran magis, seperti memercayai UFO, ESP, hantu iblis, makhluk tak terlihat lainnya,” tulis Oliver.

Jumat, 26 Oktober 2012

Breast Augmentation

Operasi mempercantik fisik kini bukan lagi menjadi hal yang tabu untuk diperbincangkan. Buktinya, tak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang puluhan bahkan ratusan juta hanya untuk mendapatkan bentuk tubuh idaman. Salah satunya adalah operasi bedah plastik payudara atau breast augmentation (BA).

Dokter Vera Ikasari, SpBP, selaku ahli bedah plastik RS. Puri Indah, Jakarta menuturkan, selain menjunjung tinggi nilai estetika, penyusutan massa payudara adalah penyebab mengapa wanita merasa perlu melakukan BA. Penuaan, pemberian ASI, hingga faktor genetik adalah beberapa pendukung terjadinya penyusutan massa tersebut.

“Breast Augmentation merupakan bentuk pembedahan yang dilakukan untuk mengisi kekurangan massa payudara. Hal ini murni untuk kepentingan estetika,” ujarnya.

Guna mendapatkan hasil sempurna, BA dapat dilakukan melalui dua cara, yakni pemasangan silikon gel/padat serta proses fat grafting. Silikon yang digunakan untuk BA terdiri atas silikon tekstur dan non tekstur. Berbeda dengan penggunaan silikon, proses fat grafting justru murni menggunakan lemak tubuh sebagai pengganti massa buatan pada payudara.

Kedua proses tersebut merupakan proses yang aman, meski dalam beberapa kasus, proses fat grafting dianggap lebih mengecewakan dibanding pemasangan silikon gel. Silikon gel dapat bertahan hingga seumur hidup, sedangkan massa buatan pada fat grafting akan lebih cepat menyusut seiring menyusutnya lemak di area tubuh pasien.

Sebelum melakukan BA, pasien harus melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti USG payudara, tes darah, foto rontgen, hingga mamografi. Bagi pasien dengan atau berpotensi kanker payudara sangat tidak dianjurkan untuk melakukan proses bedah plastik ini. Pemasangan silikon pada payudara dilakukan melalui tiga titik pilihan, yaitu ketiak (trans aksila), bawah lengkungan payudara (inframamari) atau area puting payudara (peri ariola).

“Proses pemasangan implan harus dalam keadaan yang steril dari berbagai penyakit,” tambah dr. Vera.

Meski terlihat indah, pemasangan implan juga memberikan komplikasi bagi tubuh pasien. Tak jarang guratan paska operasi atau infeksi terjadi. Akibatnya, pasien akan mengalami sedikit gangguan saat beraktivitas.

dr. Vera menambahkan, pasien BA harus mengontrol setiap gerakannya usai melakukan operasi. Pasien tidak dianjurkan untuk melakukan gerakan tangan yang membutuhkan tenaga ekstra seperti mendorong, mengangkat, mandi dengan shower, dan lain-lain. Penggunaan bra khusus serta pemberian antibiotik juga menjadi hal yang wajib dilakukan pasien pascaoperasi.

Jika ingin melakukannya, pilihlah implan yang berkualitas untuk menghindari risiko pecahnya implan di kemudian hari. Pertimbangkan kembali sejauh mana keinginan dan kebutuhan Anda terhadap implan payudara sebelum memutuskan menggunakannya.


Oleh: Putri Ianne Barus
Review oleh: dr. Vera Ikasari, SpBP, RS. Puri Indah, Jakarta
Sumber: www.meetdoctor.com

Selasa, 23 Oktober 2012

Dalam Sebuah Seminar Mestakung di Medan

Dalam Sebuah Seminar Mestakung di Medan

Mestakung = seMESTA menduKUNG merupakan hukum alam dimana ketika suatu individu atau kelompok  berada pada kondisi kritis maka semesta (dalam hal ini sel-sel tubuh, lingkungan dan segala sesuatu disekitar dia) akan mendukung untuk dia keluar dari kondisi kritis.
Ada 3 hukum Mestakung yaitu:
1.     Dalam setiap kondisi KRItis ada jalan keluar
2.     Ketika seorang meLANGkah, ia akan melihat jalan keluar
3.     Ketika seorang teKUN melangkah, ia akan mengalami mestakung
Ketiga hukum ini saya singkat dengan KRILANGKUN (KRItis, LANGkah, teKUN).
Apapun kondis kritis yang Anda ciptakan, percayalah Tuhan Yang Maha Kuasa telah menciptakan mestakung untuk membantu Anda keluar dari kondisi kritis itu. Anda akan keluar sebagai pemenang.
Saat ini banyak pelatihan Mestakung yang sudah dilakukan oleh Prof. Yohanes Surya untuk mendorong dan memotivasi siswa, karyawan, pimpinan perusahaan dsb untuk menjadi yang terbaik. Beberapa seminar yang pernah diadakan adalah di Indosat IM2, Metland, dan berbagai perusahaan lain (besar maupun kecil), Angkatan Udara,  berbagai sekolah dan organisasi di Malang, Surabaya, Semarang, Jakarta, Pontianak, Bali, Makasar, Manado, Aceh, Serui, Jayapura, Ambon, Kupang, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Blitar, Bogor, Pekalongan,  Bontang, Balikpapan,  Manado, Kendari, Padang, Palembang, Jambi,  Pangkal Pinang, Batam, Surakarta, Yogyakarta,  Tasikmalaya, bandung,  Denpasar, Karangasem, Pontianak, Medan, Pekanbaru dsb.
Bagi perusahaan/organisasi yang ingin mengundang Prof. Yohanes Surya untuk memotivasi organisasi yang dipimpinnya dapat melayangkan surat ke :
Namun mengingat kepadatan dan keterbatasan  jadwal Prof. Yohanes Surya permintaan seminar mestakung baru bisa dilayani pada tahun 2009.
Selamat menjadi pemenang!
Untuk melihat video Mestakung di YouTube silahkan kunjungi link berikut ini:



(Yohanes Surya)

Minggu, 21 Oktober 2012

Perbedaan, Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Windows,Linux & MacintOS

?
Perbedaan Windows dengan Linux Macintosh.
Windows merupakan Produk dari Microsoft yang didirikan oleh Bill Gates, tujuan Microsoft adalah untuk komersial. sedangkan linux meruapakan Sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Tovald pada tahun 1991, pada saat itu diamasih berstatus mahasiswa di Universitas Helsinki.
Tidak seperti Microsoft, Linux merupakan system operasi yang gratis dan sumbernya pun terbuka sehingga siapapun boleh mengembangkannya. Walaupun demikian,Lisensinya tetap dipegang oleh Linus Tovald sebagai jerih payahnya dalam menemukan linux.Sedangkan Sistem operasi MC OS merupakan system operasi yang dikeluarkan oleh perusahaan komputerApple. Perusahaan Apple didirikan pada tahun 1976 oleh oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan salah seorang Insyiur Atari yang bernama Ronald Wayne.
Secara aplikasi berikut adalah perbedaan Sistem Operasi Windows dengan Linux adalah sebagai berikut;
Spesifikasi =>
1. User Interface
Windows
Tidak banyak memiliki User Interface kecuali Windows vista
Linux
Banyak memiliki User Interface, bisa memilih sesuai dengan kebutuhan spesifikasi Komputer.
Macintos
Sama seperti Windows, Juga tidak begitu banyak memiliki user interface seperti Linux.
 2.Keamanan dan Virus
Windows
Virus menjadi suatu yang menakutkan dan selalumengancam system operasi Windows. Sehinggadapat merusak data yang ada di windows.
Linux
Virus bagi linux bukanlah sesuatu yang menakutkan bagi pengguna Sistem Operasi Linux,karena keamanan dilinux lebih kuat. Walaupun virus bisa saja masuk dan berkembang biak di linux.Namun Tidak membawa kerusakan yang besar.
3.Spyware
Windows
Spyware adalah suatu masalah yang cukup umumdi dunia Windows. Biasanya program spywaremengamati, mengumpulkan dan mengirimkan dataAnda ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif,program ini biasanya dipergunakan untuk keperluanmarketing. Sayangnya, ada juga yang berniat burukyaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.

Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows
Windows adalah sistem operasi, itu sebabnyaWindows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanyaakan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.
Linux
Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapiLinux didistribusikan dengan banyak programdidalamnya (itu sebabnya dikenal istilah distro - darikata distribusi - Linux). Setelah diinstal, Anda akanmenemui banyak aplikasi . Sebut saja kategori OfficeSuite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet(Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger,Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.
Konfigurasi Sistem
Windows
Windows dikenal kemudahan dalam pemakaiannya, karena hampir semua hal bisa dilakukan dengan sistem point n' click yang sudah berbasis grafis.
Linux
Di Linux, Anda mungkin sering mendengarperlunyamempelajari perintah-perintah secara manual di command line. belakangan Linux sudahmengalami perkembangan yang sangat pesat,sehingga hampir semua hal juga bisa anda lakukansama mudahnya seperti di Windows.

Hardware Support
 Windows
Di Windows, biasanya Anda tidak pernah mendengar masalah hardware, karena hampir semua hardwareyang ada sudah menyertakan drivernya.
Linux
di Linux Anda mungkin sering mendengar suatuhardware tidak bekerja di Linux. Hal ini terjadikarena pembuat hardware tidak menyediakan driverversi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux.
Menangani Crash
Linux secara umum terlihat sebagai sistemoperasi yang stabil. Dan jika Anda membandingkan Linux dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Untuk Windows XP – jika Anda mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik – juga akan cukup stabil.
Dan seperti halnya dengan Windows, suatu saatAnda juga akan menemui masalah di Linux.Sekalipun jarang, tetapi program yang crash atauhang bisa saja terjadi. Ini adalah suatu fakta darikehidupan di dunia komputer.
Sekalipun demikian ada beberapa perbedaan diWindows dan Linux. Unix dan Linux mempunyaisifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasiterkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah.Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, danAnda dapat memilih aplikasi (atau proses) manayang bermasalah.
 Partisi Harddisk
Linux tidak mengenal penamaan drive C: untuksuatu partisi. Semua drive disatukan dalam suatusistem penyimpanan yang besar. Folder /mntmerupakan tempat untuk Anda mengakses semuamedia yang ada di komputer, baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.
 Penamaan File
Linux menggunakan “/” untuk memisahkanfolder dan bukannya “” yang biasa digunakanDOS/Windows.
Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file“Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu memperhatikan ekstensi file. Jika Anda mengubah nama file “Hello.txt” menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah suatu teks. Dan ketika Anda mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis tetap akan membuka program editor teks.
Defrag
Windows
Di Windows, Anda mungkin sering menemuimasalah menurunnya kecepatan Windows. Salahsatu penyebab biasanya adalah file-file di harddiskyang sudah tidak tersusun rapi lagi. itu sebabnyaAnda disarankan untuk menggunakan programDefrag.
Linux
Di Linux Anda tidak akan menemukan programuntuk men-defrag harddisk Namun jika harddiskAnda sudah terisi sampai 99% Anda akanmendapatkan masalah kecepatan. Pastikan Andamemiliki cukup ruang supaya Linux menangani sistemnya dan Anda tidak akan pernah mendapatkan masalah deframentasi.
Sistem File
Windows
Windows mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x) dan NTFS (dari WindowsNT/2000/XP). Anda bisa membaca dan bahkanmenyimpan file di sistem FAT dan NTFS milikWindows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya, Windowstidak akan bisa membaca atau menyimpan file disistem Linux.
Linux
Seperti halnya Windows, Linux memilikibeberapa macam file sistem, diantaranya ReiserFSatau Ext3. Sistem ini dalam beberapa hal lebih bagusdari FAT atau NTFS milik Windows karenamengimplementasikan suatu tehnik yang disebutjournaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentangsistem file. Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnalakan diselesaikan setelah proses reboot dan semuafile di harddisk akan tetap berjalan lancar.
3D Desktop
Windows mengawalinya di Windows Vistadengan menyediakan fitur 3D Flip. tidak lamakemudian Linux menyediakan fitur 3D Desktop yang jauh lebih lengkap, seperti 3D Flip, 3D Cube, 3DRing, dll.
Di Vista, fitur 3D kurang populer karenamembutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi.Berbeda jauh dengan Linux yang mampumenjalankan fitur 3D Desktop pada komputerdengan spesifikasi yang sangat rendah

Berikut adalah kekurangan dari Linux
1) Banyak pengguna yang belum terbiasa denganLinux dan masih 'Windows minded'. Hal inidapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atauedukasi kepada pengguna agar mulai terbiasadengan Linux.
2) Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya diLinux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
3) Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bilaterkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD /DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harusmen-download satu per satu package yangdibutuhkan beserta dependencies-nya.
4) Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.


Download This Article (word document) :
via docstoc
Sumber : http://yopyrinaldi.blogspot.com/2012/03/perbedaan-kelebihan-dan-kekurangan.html#ixzz2A2lzj2pd